Dua hari singgah di Pontianak, enaknya kemana saja ya?

                                                        Sumber : google

Baru dua jam landing , sudah ngedrop aja . Tiba-tiba badan demam dan radang kambuh . Mencoba analisis dong ya , secara berangkat dari Malang pagi-pagi buta kemudian sarapan di bandara . sempat Tanya-tanya sama tim lokal, ternyata … Welcome to Pontianak .

Kenapa gitu? Aku juga penasaran banget nih awalnya . Dan terjawab dengan jelas saat sudah berada di bawah naungan dokter langganan salah seorang rekan lama yang sudah berdomisili di Pontianak. Jadi, cuaca yang jauh berbeda antara Malang dan Pontianak membuat tubuh jadi butuh suplay air yang lebih banyak . Dasarnya aku ga terlalu suka minum ya, jadi ceritanya tubuhku dehidrasi. Ditambah … Pas landing , langsung makan siang di salah satu tempat makan di Pontianak, dan aku baru tahu kalau warga sini suka sekali sama yang namanya MSG , sehingga penggunaan MSG di setiap makanan di sana, jumlahnya lebih banyak dibandingkan kebiasaan penggunaan MSG di kota lainnya. Nah, ini nih yang jadi sumber bencananya. Hehe..


Anyway, misi utama ke Pontianak karena pekerjaan sebenarnya, namun bisa banget nyuri nyuri waktu untuk mampir ke beberapa lokasi wisata baik kuliner maupun wisata instagram (iya karena tempatnya instargamable, anggap saja namanya wisata instagram, hahaha) . Oke , yuk ikutin tour aku saat di sana.

1.    Wisata Kuliner

Pontianak merupakan kota dengan banyak sekali pilihan wisata kuliner , kebanyakan seafood , ayam, babi , mie . Beberapa kuliner yang aku coba, ini nih :

Mie Tiauw
Selama ini kita mengenal kwetiaw, nah mie tiauw ini sebenarnya tak jauh berbeda dengan kwetiaw yang selama ini kita kenal . Hanya saja di mie tiauw, dagingnya lebih banyak dan disiram pakai kuah kental (kalau pesan yang kuah) , sayurnya juga lebih banyak . seperti kombinasi antara kwetiaw + capjay goreng. Aku nyobain mie tiauw di Polo . kurang paham juga sih mengenai isu yang beredar , duluan Polo atau Apollo, pas ketemunya yang Polo jadinya nyobain yang ini. Hehe



Mie Tiauw Polo
Jl Pattimura ,Pontianak
Harga 20-25 ribu

Ikan Bakar Mak Etek
Berasa seperti mencari harta karun banget kalo mau makan di sini tuh. Karena lokasi sih ya, jadi warungnya berada di dalam pasar tradisional , dan kendaraan pun harus diparkir di depan pasar . Saran saya, jangan berkunjung saat jam makan siang, karena antriannya akan panjang sekali . nah yang special, tentu ikan bakarnya ya , Ada berbagai jenis ikan yang disediakan. Selain dibakar, juga disajikan dalam bentuk gulai atau asam manis. Ikan - ikannya masih segar loh.



Ikan Bakar Mak Etek
Jl Siujung Dalam di Pasar Tengah Pontianak
Harga 30-50 ribu

Abang Kepiting
Kalo ke Pontianak, wajib hukumnya makan seafood. Soalnya banyak banget tempat olahan seafood di sini. Masih fresh pula , dan memang orang pontianaknya suka loh kuliner seafood . nah aku mampir juga nih ke salah satu lokasi yang hits menurut google, terus nyobain kepiting telur asin . Rasanya? Enak pake banget deh .




Abang Kepiting
Jl Hijas , Benua Melayu Barat, Pontianak

2.     Wisata Instagram
Pontianak juga merupakan kota yang cukup instagramable ya, aku mampir ke beberapa lokasi nih ,

Gereja Katedral
Entah kenapa, setiap mengunjungi setiap kota, selalu pengen mampir ke masjid raya dan gerejanya . ya enggak kudu ibadah juga, pengen mampir doang gitu . hahaha
Aku mampir ke Paroki Santo Yoseph Katedral Pontianak, ini gereja terbesar di Pontianak, dan langsung jatuh hati sama bangunannya dan se isi-isinya . seru juga karena sempet ikut misa pagi di gereja ini. Gerejanya ada di tengah kota banget kok, jadi ga susah carinya.


Gereja Katedral Pontianak
Jl Pattimura No 195, Darat sekip

Jembatan Kapuas Pontianak
Nah ini , ikonik sekali ya kalo main ke Pontianak, aku sih lewat aja diatasnya pas sore-sore trus sempet nongkrong bentar di café-café pinggir sungai yang remang-remang gitu pas malemnya . sayangnya nongkrongnya malem sih, jadi ga bisa dokumentasi dengan baik karena keterbatasan kemampuan gadget . hehehe



Floating Café
Jadi ini semacam café yang diatas perahu gitu , untuk naik ada tiket yang harus dibayarkan, tapi kok aku lupa ya harganya berapa, mungkin sekitar 10 ribu rupiah deh . sepanjang jalan bisa pesen makanan di perahu, dan perahunya akan mengantar kita untuk menelusuri Sungai Kapuas pada malam hari, kurang lebih sekitar 45 menitan. Kalau mau naik ini, harus ke alun-alun kota Pontianak dulu , nah naik pas dari alun-alunnya.



Tugu Khatulistiwa
Pontianak terkenal sebagai kota yang dilewati garis khatulistiwa, dan wajib hukumnya buat mampir dulu, biar ketauan kalo pernah ke Pontianak . Nah lokasi tugu ini agak jauh dari pusat kota, sekitar 4 km kalo dari hotel tempatku menginap, dan harus menyebrangi Sungai Kapuas. Karena kata orang-orang lokasi ini akan panas sekali kalo siang hari, maka aku berangkat pagi-pagi banget ke sini, jadi masih sepi dan bisa berpose sesuka hati . itu kan juga salah satu tujuan travelling. Iya kan?


Tugu Khatulistiwa
Jl Khatulistiwa, Siantan , Pontianak Utara.
Senin-Sabtu (08.00-16.00)

Okedeh, segitu kira-kira yang kulakukan saat singgah di Pontianak selama 2 hari. Mungkin kalau ada kesempatan lain lagi, bisa eksplor lebih banyak deh, hehe..

Jangan lupa berlibur di sela-sela kerja , Selamat berakhir pekan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar