Untuk Seseorang yang Sedang Bermain di Imajinasi

Aku mencintai travelling sendirian, mengenal dunia baru dan menikmati kemampuan diri beradaptasi terhadap hal-hal baru, sungguh menarik bagiku . Namun, karena padatnya jadwal kerjaan dan skripsi yang harus kulalui, keinginan untuk menjelajah lebih dan lebih lagi terpaksa harus tertahan.

Semenjak mengenalmu, aku menemukan travellingku yang baru . Mengingat segala hal tentangmu, merupakan liburan paling sederhana dan cepat yang bisa kutempuh. Cukup melonggarkan tempat duduk, bersandar , memejamkan mata dan segalanya akan mengalir begitu mudahnya .

Sesederhana kamu membuatku tertarik saat pertama kali kita bertemu dalam perbincangan yang sungguh akward . “Hei, kamu yang selalu meminta waktuku untuk makan siang bahkan makan malam bersamamu , namun selalu kutolak, kenapa justru disaat pertemuan perdana, benar-benar diluar dugaan? “ . 

Sesederhana kamu membuatku selalu ingin menjelajah setiap sudut pola pikirmu . Karena kamu seperti halaman-halaman buku yang belum juga selesai kubaca. Menemukan setiap kejutan disana , kejutan yang membuatku berdecak kagum bahkan kejutan yang membuatku meneteskan air mata . Kejutan yang membuatku menghela nafas dan kejutan yang membuatku “iyain aja” . 

Perjalanan pertama kita, mendaki sebuah bukit di kota kesayangan, menjadi sebuah refleksi bahwa jalan yang akan dilalui menanjak, membutuhkan begitu banyak energi dan strategi untuk menguapkan energi tersebut . Kesabaran dan kerelaan diri untuk tau kapan saat berhenti dan kapan saat untuk jalan lagi . 

Terima kasih sudah bersedia menjadi bagian dari perjalananku. Semoga, kerinduan untuk kembali menikmati perjalanan bersama dapat terobati setelah fase-fase yang kini harus kita lompati terlebih dahulu . 

Terima kasih telah percaya padaku .

Untuk Ibunda dari Kekasihku


Halo, salam kenal tante ..
Saya orang baru yang sedang dalam perjalanan bersama anak anda..
Masih terlalu dini untuk saya berkenalan secara langsung dengan anda.. Namun, sekian lama mengenal anak lelaki anda, saya merasa bersyukur dan sangat berterimakasih atas banyak hal ..
Terima kasih telah mendidik dia dengan prinsip, dengan begitu dia mengenal bagaimana harus menempatkan diri ..
Terima kasih telah mengenalkan agama , dengan begitu dia sadar etika dan dosa ..
Terima kasih telah memanjakannya , dengan begitu dia paham bagaimana harus bersikap sayang pada saya ..
Terima kasih telah selalu ada untuknya, hal ini yang mendorong saya untuk belajar selalu ada untuknya pula ..
Terima kasih untuk hukuman-hukuman yang diberikan padanya saat ia menyalahi aturan, itu membuatnya bisa mengarahkan saya untuk berjalan tak jauh dari rel..
Terima kasih untuk selalu merindukan dia dan menjadikan dia satu satunya tempat berkeluh kesah, dengan begitu ia paham bahwa saya juga membutuhkan dia untuk hal yang sama ..
Terima kasih telah menghargai segala bentuk hasil karyanya, sehingga ia bisa menghargai dirinya sendiri ..
Terima kasih telah menjadi sosok hebat untuknya, hal itu memacu saya untuk terus belajar :
Belajar bersabar
Belajar dewasa
Belajar mengerti
Belajar mawas diri
Belajar menegasi
Belajar mendampingi
Belajar menghargai

Semoga, setelah ibunda saya yang selalu saya idolakan , saya juga bisa menjadi seperti anda ..

Salam kenal dari saya
Perempuan yang sedang banyak belajar untuk jadi lebih baik ..