Hai, rumah..

Kamu rumah dan aku badai yang mencoba menelusup di sela dekapan erat pintu dan jendela-jendelamu ,
Semakin aku mencoba masuk, semakin erat kamu menutup, bahkan menguncinya.
Aku tak punya tangan, sehingga tak mungkin lahir ketukan di daun pintu..
Aku juga tak punya mulut, sekeras apapun aku berteriak memanggilmu, akantetap sia-sia..
Aku cuma punya hati, yang kedinginan disini, menatap kearahmu,
rumah yang hangat..
Dan berharap bisa berteduh disana ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar