Dieng Culture Festival, Terlalu Asik Travelling Beramai-ramai Hingga Lupa Mendokumentasikannya




Tahun ini, tahun ke-5 Dieng Culture Festival diadakan, dan baru berkesempatan untuk mengunjungi perhelatan akbar warga Dieng tersebut . Berada di area 2000 MDPL , membawa nuansa yang berbeda. Udara dingin menusuk tulang, terasa semenjak kaki menginjakkan tanah di area Dieng .
Dieng Culture Festival dilaksanakan pada 30-31 Agustus , dan aku berangkat dari Jogja mengendarai mobil , jam 7 pagi . Perjalanan lancar dan sampai di Dieng jam 10.30. Perjalanan kali ini rame-rame, ber -11, jadinya.. malah keasikan senang-senang dan lupa mendokumentasikan beberapa kegiatan .  Hehe, maklum, keseringan trip piyambakan .

Menikmati Proses Kelahiran 'Sensation' di Atlesta Secret Party 2014 ,




Atlesta itu salah satu solois asik dari Malang , udah melahirkan album kedua sih, yang bernama sensation . Kemarin, launching albumnya dicreate seru sekali . Pool Party di Villa daerah Batu gitu , dan diisi juga dengan beberapa musisi Malang .

Alice Tea Room Malang





Apa yang ada di benakmu ketika pertama kali membaca papan nama seperti itu? Tentunya terbayang sebuah tempat, sejenis cafe yang memiliki menu utama teh, dan akan ada banyak sekali jenis teh yang bisa dicicip ketika berkunjung ke tempat tersebut .

11 tahun usiamu kini


Hari ini, 11 Tahun yang lalu ...

Ketika kamu masih ada beberapa bulan di kandungan ibu mu,

 ketika USG pertama dilangsungkan..

Interval

Aku aksara dan kamu ananta . 
Mendapat bagian sempurna dalam aljabar kisah kita.
Tak bisa disamakan, tak dapat dibedakan .
Lalu, apakah desimal bisa memecah kerinduan atasnya?
Aku rela melebur dengannya, asalkan bertemu denganmu dalam satu bilangan biner yang diprogram khusus untuk kita .
Oh, tapi aku salah, interval tak menempatkan aku dalam posisi tinggi , seperti kamu yang tak terhingga . Sehingga nilaiku merah, sedangkan kamu terduduk nyaman di goresan hitam penuh sanjungan.
Dalam piramida, kontras kenyataan menempatkan diri . Bahkan, rindu menghalangi aku untuk bertemu imajiku , bertemu frekuensimu .
Kalau jangkauan ini dirasa semakin ganjil, mungkin aku perlu menguras nafsu diri dan harapan-harapan yang kubuahi ini .
Dan biarkan angka-angka tertinggi , menari bersama jemari didalam mesin hitung terkini. 

Saya, 25 tahun


Ulang tahun itu bertambah usia atau berkurang usia di dunia?

Buat aku, apapun yang terjadi, jelas moment ini menjadi salah satu hal yang mengingatkan untuk terus bersyukur , bersyukur dalam segala kondisi .

Mengunjungi Matantimali, Palu - Sulawesi Tengah



Kalo teman-teman sedang berada di Palu, Sulawesi Tengah , boleh lho mampir ke tempat ini , namanya Matantimali . Berada di area barat kota Palu, perjalanan menuju kesana bisa ditempuh melalui kendaraan roda dua atau mobil, cuma kalo mobil, memang sempit sih jalanannya jadi akan kesusahan kalau berpapasan . Dengan waktu tempuh sekitar 20 menit.

Skripsi dan senyuman yang baru disadari kini


Kembali menjadi mahasiswi memang menyenangkan. Ini hari kesekian yang masih juga “jet lag” karena pergeseran fokus. Setelah meninggalkan tanggung jawab utama (baca: skripsi) selama dua tahun dan berkonsentrasi penuh pada karir dan asmara (yang akhirnya kandas juga) , mengembalikan fokus ke belajar dan menelaah secara akademis pun harus dikejar dengan benar-benar , dengan effort yang tidak main-main.

Aku selalu menyukai buku-buku , dan saat ini sedang dibonusin sama Tuhan untuk kembali intim bersama mereka. Menikmati setiap penantian dan bahkan PHP dari dosen pembimbing, cengar-cengir sama revisi dan kegirangan saat mendapat ACC, yang artinya bisa melangkah ke jenjang eh bab berikutnya.

Skripsi itu lucu, karena bisa membuat siapapun berubah, terpaksa berubah , religius, dan pasrah dibully.  Hari ini, bimbingan di dospem dua, berbarengan dengan adik kelas tentunya . percakapan antara dospem dan adik kelas (sebut saja rio) :

Dospem : “loh kok yang ini begini? “

Rio : “katanya Veda (mantan pacar Rio yang sudah lulus dan dulu anak didik dosen yang sama ) enggak apa-apa begini pak ..

Dospem : “coba revisi lagi deh” (balik-balik halaman), “ gimana kalo yang ini begini ?.. bla..bla..

Rio : “kemarin veda bilangnya seperti ini pak ...“

Dospem : “yaudah, kamu pulang dulu, move on dulu baru bimbingan ya” (sembari menulis nama lengkap Veda di cover depan skripsi Rio di urutan nama dosen pembimbing dan menomori dengan angka 3 ) “Tuh, dospem kamu ada 3 sekarang”

Aku : (nahan ketawa) karena setelah itu giliranku bimbingan , dan yang sama-sama mengantri pun melakukan hal yang sama denganku.

Rio : (keluar ruangan dengan muka merah-padam )

Karena nahan ketawa tadi siang, makanya kutulis sekarang . kalo garing, maafya.. hihi ..

Hari ini, dospem dua membubuhkan tulisan “acc untuk semiar proposal” , betapa riangnya mom ku ketika kuinfokan hal itu padanya . Ternyata yang melengkapi kebahagiianku hari ini adalah, aku menyadari bahwa kebahagiaan ibu , mengalahkan segala bentuk kerisauan dan perjuangan .


Semoga selalu bisa membuatmu berbahagia, mom. :’) 

Mengunjungi Kopi Pojok Jawatimuran bersama teman-teman @mampirmakan


Agenda rutin rekan-rekan @mampirmakan , setiap hari senin akan mampir ke salah satu lokasi kuliner di Yogyakarta. Nah pas 20/10/14 ,saya berkesempatan bergabung bersama mereka dan mampir di Kopi Pojok Jawatimuran ,  JL cenderawasih 115 Yogyakarta.  Ancer-ancernya sih, perempatan UPN Ringroad utara, ke arah utara, perempatan pertama ke kanan , nanti cari aja signnya di kiri jalan.

Travelling ke Karimun Jawa



Di awal Juli, dikala lini masa sedang ramai dengan piala dunia dan juga persiapan pemilu, eh dapat kesempatan buat mengunjungi salah satu pulau cantik di Indonesia. Yup, namanya Karimun Jawa.

Mungkin, memang kita perlu lebih banyak terjebak hujan , listrik tak menyala dan tak bisa mengakses internet, agar terlahir celoteh-celoteh random seperti ini .

Goresan ini teralun spontan , saat aku dan dia menanti pertandingan final piala dunia 2014, dengan kondisi yang sudah terpaparkan diatas. Saling sahut ucapan, tanpa berpikir panjang, tanpa logika bebal untuk menimbang pilihan kata.

Entah mengapa , mendadak ingin menuliskan di blog ini , mungkin sekedar mengingatkan diri sendiri bahwa puisi random ini belum selesai, dan semoga masih terus diberi hari-hari untuk bisa membuat yang lebih baik.

Kuberjalan di tengah rintik hujan,
Melangkah perlahan, membawa rindu yang tak tertahan.
Apalah artiku pada sang mantan

Tapi semua bukan tentang kenangan
Aku tidak paham atas apa, semua yang kamu inginkan 

Mungkin ini hanya tentang penerimaan akan keadaan 
Biarlah semuanya berjalan seperti tetesan hujan yang jatuh dari ketinggian
Tanpa asa, tanpa pengharapan pun ketakutan

Cukup, aku bosan dengan penderitaan
Karenanya, mari kita bergandengan menuju kebahagiaan 

Disaat ku menanti masa depan 

Cukup random ya? yang berikutnya lebih aneh lagi sih ,

Gelap dan rintik hujan diluar sana 
Kubersandar di sisi jendela
Mengingat kenangan disaat kita bersama 
Dan pelukan, serta cerita 

Saat pertama kali melihatmu di sebuah acara ,
Senyum manismu membuatku terpana 
Aku tak tahu siapa namamu dan kenapa kamu.
Mungkinkah aku sedang jatuh cinta?

Tapi aku ragu , atas pikiranku. 

Kemudian, listrik menyala dan kembali kita asik dengan dunia maya .. 




June, you made my day..

*Lanjutan 30 Days of happiness* (Day 13)

BERAT BADAN AKU NAIK !! , wauw, ini benar-benar menyenangkan .

30 Days Of Happiness (Day 11)

Berbahagia dong ya, masih diberi hidup oleh yang Diatas. Masih bisa bercanda bersama teman-teman, masih bisa menghubungi keluarga setiap saat , masih bisa jalan-jalan kemanapun yang dimaui. Masih bisa menggoda lawan jenis, masih bisa kepoin mantan.
Dan kadang, baik sengaja maupun tidak, seringkali kita melalaikan kebahagiaan tersebut . Karena kondisi yang sedang berada dalam waktu “baik-baik saja” . Mengabaikan teman, pasangan, keluarga bahkan Tuhan , guna mengejar berbagai hal yang ada di kehidupan kita.
Pernah merasakan hal yang sama ketika sedang benar-benar “sendirian” . ya, saya akan sedikit bercerita pengalaman yang pernah saya alami .
Sekitar tahun 2012, pertengahan tahun, saya mengunjungi sebuah kota di seberang pulau . Balikpapan. Karena saat itu belum ada rute penerbangan Malang-Balikpapan , maka perjalanan otomatis lewat Surabaya - Balikpapan PP .
Saya tidak akan bercerita, apa saja yang saya lakukan di Balikpapan, tapi intinya pada hari terakhir, saya memang sengaja tidak tidur pada malam harinya, dan berkeliling kota tersebut. Salah satu alasannya karena penerbangan menuju Surabaya pagi hari.
Sembari menahan kantuk, menikmati perjalanan ke bandara sepinggan (waktu itu bandaranya belum sebagus saat ini) dan syukurlah pesawat tidak delay . Lama penerbangan sekitar 45 menit-1jam , tertidurlah aku , 30 menit kemudian, dibangunkan oleh pramugari, dengan pemberitahuan bahwa cuaca memburuk, dan dipastikan untuk memeriksa sabuk pengaman masing-masing .
Atmosfer penumpang sudah mulai kurang nyaman, dan langit gelap serta terlihat kilat menyambar-nyambar di kejauhan. Untukku yang duduk di pinggir jendela , pemandangan itu nampak dengan jelas. Kemudian, terdengan pengumuman bahwa 10 menit lagi akan landing di bandara Juanda, Surabaya. Tapi hujan yang turun bertambah deras, kondisi pesawat pun terombang ambingkan angin. Dan juga awan-awan yang semakin mengeras.
Tak beberapa lama berselang, diinfokan bahwa pesawat tidak bisa mendarat dikarenakan kondisi bandara yang tidak memungkinkan , sehingga yang bisa dilakukan pesawat adalah terbang memutari kota Surabaya . Seluruh penumpang terdiam, dan para pramugari kembali mengingatkan bagaimana cara menggunakan pelampung. Semua terlihat tegang .
Beberapa menit kemudian, selang oksigen dijatuhkan , dan seketika semua penumpang menjadi panik. Pilot mengingatkan untuk tetap tenang karena memang pesawat akan didaratkan darurat di bandara . Saat itu, yang bisa kulakukan adalah , berdoa dalam hati, kemudian bersiap membuka fitur kamera handphone di mode video . Kekinian sekali sih pola pikir saya ya. Tapi waktu itu yang terpikir adalah “paling tidak, kalo terjadi apa-apa dengan saya, orang tua saya bisa tau bagaimana semuanya terjadi” , namun syukurlah pesawat mendarat dengan aman dan lancar .
Saat itu, saat-saat terdekatku dengan Tuhan (menurutku) , dimana benar-benar tak ada lagi siapapun yang bisa dimintai tolong, dan hanya bisa berserah kepadaNya . Segitu sayangnya ya Tuhan sama kita. Nah, seberapa sering Tuhan ditinggalkan untuk hal-hal yang jauh lebih tidak penting dibanding kondisi-kondisi “sendirian” itu ?
Hayoo..

30 days Of happiness (Day 9)

Selamat ulang tahun... Panda..
Time flies ya.. tau-tau udah ulang tahun lagi .. hihi., Terima kasih ya, selama ini sudah mau menjadi adik-teman dan kadang juga kakak . Enggak keberatan kalau dicurhatin.. hihii.. pengennya doaku banyak banget, semoga yang ter list di bawah ini bisa mewakili beberapa point diantaranya :
1. Semoga tetap sabar, ikhlas, tawakal, dan berserah pada Tuhan
2. Semoga tak pernah lupa memulai sesuatu dengan bismillah dan menutupnya dengan hamdallah .
3. Semoga, ungkapan syukur, tak pernah terlewat dari segala bentuk pencapaian.
4. Semoga terus bisa membahagiakan orang tua.
5. Semoga terus bisa saling membahagiakan bersama Mas Uut , dilancarkan segala rencananya.
6. Semoga terus bisa menjadi adik yang baik buat gajah ..
7. Semoga bisa terus menjadi sahabat yang baik untuk para sahabatmu.
8. Semoga tiada lelah untuk terus berusaha mengejar impian.
9. Semoga tesisnya lancar .
10 . Semoga tiada pernah berkekurangan dalam apapun juga.
11. Semoga tidak menyesal pernah mengenal koala.
12. Semoga, Tuhan menutup semua harapan ini dengan kata “amien” dan mendengarkannya.
Aku berbahagia, pernah diberi kesempatan buat mengenal gadis rendah hati dan sangat sederhana sepertimu nda .. Selamat Ulang Tahun :)

30 days Of Happiness (Day 7)

Aku menyukai aroma jatuh cinta ..
Beberapa bulan yang lalu, tepatnya di bulan februari, ruangan tempatku bekerja (divisi marketing, dengan 11 orang didalamnya) mendadak beraura negatif sekali , iya sih sedang masa- masa dimana beberapa orang diantaranya , hampir separuh, mengalami yang namanya patah hati .
Menjadi korban kasus yang sama dan juga orang yang berada di area seperti itu sungguhlah tidak enak. Ya memang sih, ketika kita bekerja, seyogyanya bisa memilah kepentingan pribadi ataupun urusan kerjaan. Tapi manusiawi juga kan, kalau mau ndak mau, suasana yang muncul terpengaruh juga.
Bulan-bulan berikutnya, berisi upaya-upaya penyesuaian diri, penyesuaian lingkungan dan berusaha mencapai titik bahagia masing-masing . Pengalihan pikiran dengan lebih banyak menghabiskan waktu untuk pekerjaan, terkadang berhasil juga. Haha.. Waktu-waktu “jam bodoh” kita (biasanya sudah diatas jam 4 sore) selalu diisi dengan kegiatan-kegiatan konyol yang banyak ndak pentingnya sih .
Memasuki bulan Mei, aroma jatuh cinta dan hati-hati yang sudah bangkit kembali pun mulai bermekaran . Wajah-wajah ceria , warna-warna baju yang dipilih , serasa membawa nuansa “hidup kembali” dalam ruangan. Ada yang bertemu dengan seseorang yang baru, ada yang memilih kembali dengan seseorang yang dulu pernah mengisi hatinya . Ada pula yang memutuskan bertahan sendiri . Aku? Aku masih menikmati masa-masa “kebetulan” untuk bisa bertemu dan bertatap denganmu .
Eh, tidak ada yang namanya “kebetulan” sih ya.. hehe
Semoga mereka selalu berbahagia, karena dengan itu akupun turut berbahagia. Selamat menyicip rasa cinta yang manis ya.. :)

30 days of happiness (day 5)

Kemarin, berkesempatan mengunjungi salah satu tempat wisata murah meriah di Bantul, Yogyakarta. Tepatnya di Mangunan, daerah Imogiri . Tiket masuknya 5000 rupiah sih, trus kita bisa menikmati pemandangan alam, sembari jalan-jalan gak santai (karena mendaki bukit dan cukup bikin ngos-ngosan) dan selama perjalanan mendaki bukitnya, entah mengapa saya tidak menemukan pohon buah-buahan yang sedang berbuah. Mungkin lain kali saya akan lebih beruntung :D . eh tapi, jangan semata kecewa karena hal tersebut, ketika sudah sampai gardu pandang, rasanya lelahnya hilang deh, pemandangannya bagus. Perbukitan dengan udara yang sejuk , dan tentunya spot foto-foto yang asik.
Banyak yang datang berdua, bersama kekasih. Tak sedikit pula yang datang bersama keluarga, eh ada pula yang beramai-ramai bersama rombongan. Dan senangnya adalah serasa turut menangkap aura kebahagiaan yang terpancar dari masing-masing mereka.
Aku? terpujilah Tuhan karena lagi-lagi masih dapat kesempatan emas karena bisa mendatangi lokasi ini bersamamu. Tentunya, tak perlu tempat mahal kan untuk bisa berbahagia. Tempat yang sangat sederhana pun asalkan bersama dengan orang-orang tersayang akan terasa berbeda. Selamat menikmati hari-hari yang masih tersisa ini untuk berbahagia ya :)
Oh iya, hampir terlupa, nama tempatnya Kebun Buah Mangunan. Dan jangan lupa, membawa minuman sendiri ya kalau hendak mengunjungi lokasi ini, karena penjual cuma ada di bawah, dekat pintu masuk ..

30 Days Of Happiness (Day 3)

Hari ini aku futsal.. yeay ..
Bertemu teman-teman di lapangan hijau (meski sintesis :p) , pertama kalinya latihan dan ada beberapa yang baru saja kenal. Coach kami bernama Andika (dan serius ini bukan vocalistnya kangen band .. hehe).
Merasakan lagi latihan setelah dulu waktu smp-smu berkutat dengan basket, kemudian sekian tahun absen dan sekarang diberi kesempatan lagi untuk mencoba hal yang baru . Ternyata ya, mengoper bola, kontrol bola, passing, merebut bola, pakai kaki itu ndak mudah. hahaha..
Jadi malu kalau ingat, tiap nonton pertandingan bola (paling sering sih pas Arema) , bisa banget gitu mendadak jadi komentator. Tak jarang juga memaki pemain . Padahal, main bola itu benar-benar butuh stamina yang bagus dan kecerdasan yang mumpuni, membaca gerak lawan pun kawan. Tentunya tak semudah mengomentari saja ..
Paling tidak, hari ini saya belajar untuk tidak mudah komentar, apalagi protes kalo kenyataannya diri sendiri belum bisa melakukannya dengan baik.
Hari ini sungguh menyenangkan, terima kasih teman-teman @FutsalceweYK untuk malam minggunya . Eh ada teman-teman cowok juga yang seseruan jadi supporter, jadi kiper dadakan juga sih . Terimakasih juga untuk coach dika..
Kalian semua menyenangkan !!

30 Days Of Happiness (Day 1)

Welcome may …
Hari pertama belajar untuk menuliskan segala hal-hal menyenangkan dalam hidup ,dimulai masih tentang kamu . Mensyukuri bahwa ternyata kita masih bisa bertemu, makan bersama, dan menertawakan kondisi masing-masing, meski sedang dalam tahapan saling melepaskan, dan dalam tahapan belajar berbenah diri untuk jadi lebih baik lagi .
Ada keyakinan bahwa semesta selalu medukung apa yang sedang kita perjuangkan, ketika sedang menyantap makan malam bersamamu, tak sengaja ada seorang pasangan rekan kerja yang mengabadikan momen ini tanpa kita ketahui. Momen yang begitu tepat, saat kita sama-sama tertawa. Raut muka yang beberapa bulan ini kutatap di cermin rias pun terhapus begitu saja. Iya, di foto tersebut, kita tampak sangat bahagia. Bahkan sampai tidak menyadari apa yang ada di sekitar.
Mungkin, masa – masa seperti ini memiliki masa aktif yang semakin sedikit, maka tak ada salahnya untuk terus menikmati kebahagiaannya ..
Selamat berbahagia .. Kamu..

30 Days Of Happiness

30 Days of happiness, memang sudah banyak sekali yang menggunakannya sebagai hastag di twitter. Dan saya bersama Samsul arifin (@cucul) , merasa tergugah untuk menggunakannya pula.
Akhir-akhir ini, kami sama-sama merasa bahwa dunia yang sedang dipijaki, secara drastis berubah menjadi hal-hal yang tak dipahami, masing-masing dari kami merasa gusar menjalani hari-hari . Dan sempat kehilangan motivasi untuk bangkit kembali . Secara kami yang hidup sekubikel di 8 jam , 5 hari dalam seminggu merasa bahwa kondisi ini saling berdampak satu sama lain. Oleh karena itu, kami memilih untuk menuliskan hal-hal apa sajakah yang dapat membuat kami bahagia, tujuan utama untuk motivasi diri sendiri sih , Apabila teman-teman juga turut menyimak dan menikmati kebahagiaan dari tulisan kami, itu bonus spesial sekali buat kami.
Saya menulis di setiap tanggal ganjil, dan cucul menulis di setiap tanggal genap .
Selamat menikmati perjalanan kami ,
1 hari 1 kebahagiaan .
Novi = @Novihanabi = http://www.novihanabi.com/
cucul = @cucul = http://culfie.tumblr.com/

Sepasang kekasih yang berada di persimpangan

Kita, sepasang kekasih yang berada di persimpangan..
Kita, duduk diatas motor merah c70..
Mengarungi sudut-sudut kenangan bergoreskan tawa..
Dan segalanya berjalan pelan, senada dengan laju kendaraan yang kita tumpangi.
Kita, sepasang kekasih yang berada di persimpangan..
Mencoba membuat janji pada diri sendiri,
saling menjadi tempat bersandar yang paling lapang,
diatas segala permasalahan yang terpampang..
Kita, sepasang kekasih yang berada di persimpangan,
tak menghiraukan udara yang bersliweran di sekitar..
Kau menjadi oksigen sekaligus paru-paruku,
sehingga aku tak perlu risau untuk bertahan berjuang ..
Kita, sepasang kekasih yang berada di persimpangan,
mulai sadar bahwa hidup terlahir dari peraturan, dan keikhlasan..
Saat kita terhenti di lampu merah, angka berjalan mundur,
seolah mengingatkan kita akan waktu yang kita miliki bersama, semakin berkurang adanya..
Kita, sepasang kekasih yang berada di persimpangan, ternyata kini berhenti berjuang,
justru saat lampu hijau warnanya..
Dan kita, sepasang kekasih yang berada di persimpangan,
mencoba memilih jalur yang harus diselesaikan..
Kita, sepasang kekasih yang berada di persimpangan,
Kini hanya terukir dalam cerita .

Saat aku rindu kamu

Ketika rindu itu datang tiba-tiba dan menyesakkan,
Aku membawanya dalam doa dan sedikit menyisipkan harap.
Meski mungkin doa-doa yang kupanjatkan takkan tersampaikan padamu.
Kata orang, Tuhan kita berbeda,
Aku hidup dengan doktrin visioner dan kamu kotakan penyempurna..
Ya, kotakan itu sering disebut "Agama"..
Sedari lahir, kita sudah saling terkotakkan berbeda-beda,
Dan sudah sewajarnya bukan, kalau rindu dan rasa ikhlas ini harus turut terkotakkan ..
Meski terkadang kotak bisa berasa surga, seperti yang Tulus ulaskan di lirik "sepatu" ..
Tapi kotak lebih banyak bermakna balas budi..
Kalau dulu kita bisa saling menguatkan untuk bertahan ,
maka saat ini kita sedang dituntut untuk bisa saling menguatkan untuk melepaskan.

Terimakasih, kamu ..

Kantong mata, yang kini tanpa absen menggelayut di rupa sayumu ,
seakan ingin mengabarkan, betapa berat penghiburan- penghiburan yang dipaksa diciptakan oleh sebuah keputusan.
Berteman bimbang dan drama kelogisan, kamu bertahan dan meyakinkanku untuk meniti kesepian ini, sendirian.
Terlalu sesak ruangan ini untuk kita berdua, namun juga teramat luas untuk ditempati sendiri.
Pujian penghiburan akan pencapaian bertahan dalam kondisi yang seperti ini, selalu menghiasi pertemuan kita.
Meski tetap ada pedih yang berusaha diselimuti tawa.
Aku merasa bersyukur masih bisa diberikan waktu untuk mencoba melewati hari-hari seperti ini.
Aku hanya ingin ada tawa diantara kita, saat kita bertatap.
Kita pemain drama yang baik, bukankah mengulang prestasi itu tidaklah sulit?
Cukup di saat-saat kita berjumpa..
"Kita bisa memilih jatuh cinta dengan siapa, tapi tak bisa memilih akan menikah dengan siapa" -Sudjiwotedjo-

Hai, rumah..

Kamu rumah dan aku badai yang mencoba menelusup di sela dekapan erat pintu dan jendela-jendelamu ,
Semakin aku mencoba masuk, semakin erat kamu menutup, bahkan menguncinya.
Aku tak punya tangan, sehingga tak mungkin lahir ketukan di daun pintu..
Aku juga tak punya mulut, sekeras apapun aku berteriak memanggilmu, akantetap sia-sia..
Aku cuma punya hati, yang kedinginan disini, menatap kearahmu,
rumah yang hangat..
Dan berharap bisa berteduh disana ..

Ada.. Atas..

Ada kelu di ujung lidah
Atas kata rindu yang tak lagi pecah
Ada peluh yang bercucuran
Atas upaya melupa yang berjajar
Ada bongkah-bongkah kenangan
Atas segala ucap yang selalu mengajakku berdendang
Ada waktu yang tertawa penuh kemenangan
Atas segala masa yang jadi sia-sia
Ada aku disini
Atas segala kenyataan yang masih belum juga menerima kenyataan

Percakapan antara gadis dan ibundanya

Cerita dari seorang kawan : seorang gadis remaja, yang berpacaran dengan pemuda berbeda keyakinan bertanya kepada ibunya : " mama, bagaimana kalau aku berpacaran dengannya? " , mamanya menjawab " Tidak apa-apa, asalkan kamu bahagia" .. setelah beberapa lama hubungan itu berjalan , gadis itu bertanya kembali pada mamanya "ma, kalo nanti aku punya anak, akan kudidik dengan agama apa ya? " .. mamanya menjawab "ndak usah dididik dengan agama apapun, lhawong orang tuanya aja gak ngerti agama " .. haha.. monggo, disimpulkan sendiri cerita kawan saya ini .. :)

#PrayForKelud #BekecotCharity

Berawal dari cerita salah seorang sahabat yang sedang menjadi relawan di erupsi Gunung Kelud (Februari 2014) , @PeyeckVanDeJass mengungkapkan djikalau kebutuhan diapers dan juga susu belum tertutupi oleh bantuan-bantuan yang datang . oleh karena itu, kami #Bekecot berinisiatif untuk mengadakan penggalangan dana , dimana hasil yang terkumpul akan kami sumbangkan dalam bentuk diapers dan susu . Kami nanti kerelaan hati rekan-rekan untuk bergabung . Informasi nomor rekening bisa menghubungi @yethiika (082143241989) . Kita nanti sampai Minggu (16/02/14) pikul 12.00 WIb ya ... Yuk Berbagi :)
Member of #Bekecot : @Yethiika , @PeyeckVanDeJass , @Endrip , @DesyLandasary , @tiasukma, @NenaKisna @ErdhaAsmara, @Arypoenya, @Roedyndoets, @NoviHanabi .

10 Hal yang bikin hidup itu seperti Flappy Bird

Flappy bird, game buatan orang vietnam ini sedang naik daun . Setelah video ini muncul, makin rame lagi sih yang main flappy bird http://www.youtube.com/watch?v=lQz6xhlOt18 .
Ada yang sampai banting gadget, ada yang gadgetnya ndak boleh di sentuh teman karena ndak pengin top score nya orang lain (ini aku sih.. hehe) , ada pula yang sampe bertindak kekerasan karena iri, score kalah jauh..
Tapi, kalo kita mau memandang game ini lebih jauh, ada beberapa pesan yang tersirat sih , ndak jauh-jauh dari kenyataan-kenyataan yang ada di hidup kok, mau tau?
1. Usaha Lebih : Flappy itu jenis burung yang memang kemampuan terbangnya sangat rendah , tapi di game ini kita memaksa untuk bisa terbang lama, melakukan apa yang diluar kemampuan, karena rutin dan berkelanjutan, lama-lama bisa melewati rintangan-rintangan kan? Hidup juga gitu, setidak mungkin sesuatu itu terwujud, gak ada salahnya kan untuk tidak gampang menyerah dan terus mencoba , siap tau nanti pencapaiannya bisa tinggi ..
2. Monoton : Cuma ada siang dan malam, setting lokasi pun sama. Hari-hari yang kita jalani juga sama saja sih ya, ada siang dan malam yang silih berganti, tapi toh kita juga tetap harus melaluinya. Kalau bosan? Tinggal berfikir dari sisi yang lain saja dong, biar terasa berbeda.
3. Kostum boleh berganti-ganti, tapi kita ya tetap kita : apapun dandanan kita, siapapun rekan-rekan kita, kita tetap harus memerankan tugas yang sudah dipercayakan Tuhan semenjak lahir, yakni menjadi diri sendiri . Manusia diciptakan berbeda-beda bukan untuk berperan jadi orang lain, tapi memberi keberagaman.
4. Fokus : kalo tidak fokus bermain, burung akan jatuh dan game over. Game ini secara tidak langsung bilang gini sih “Multitasking is a myth” .. hehe
5. Ritme Seimbang : pola terbang burungnya beritme sih, coba dirasain, udah mirip musik yang mengalun, bisa dinikmati . Kalo udah bisa menikmati hidup, bukankah ritmenya akan terasa lebih indah?
6. Tidak mudah menyerah : nah, ini PR besar buat yang suka main flappy bird , main 10x tapi score dibawah 10 terus, lama-lama mbikin pengen banting gadget .. nah loh, sayang kan, yang rugi diri sendiri lho ... kadang kalo rintangan yang dihadapi sedang banyak, pengennya nyerah aja . tapi yang bersemi malah penyesalah .. aduh ...
7. Sederhana : di era, hampir semua orang punya laptop, kamera , dan mengenal internet, rupa animasi tidak hanya gambar dua dimensi, tapi sudah menyerupai manusia sebenarnya. Tapi yang ada di game ini malah kebalikannya, kembali ke era mario bross dengan aliran pixel. Sederhana dan ternyata malah lebih disukai orang, karena timingnya tepat . Diferensiasi tidak harus inovasi, tapi menyampaikan kembali hal-hal yang sudah pernah ada dengan cara yang baru dan waktu yang tepat bisa jadi positioning menarik diantara banyak pilihan lain.
8. Medali , Hidup butuh penghargaan atas sebuah pencapaian . Tidak melulu mengejar sesuatu, tapi berterimakasih pada diri sendiri dengan menghargai dan mendengarkan apa yang dimaui tubuh itu juga perlu . untuk mencharge energi yang sudah disalurkan . kalau sudah penuh lagi, siap tancap gas lagi.. 
9. Tanpa disadarai, ada yang mengendalikan hidup kita : kalo kita memposisikan sebagai burung, kita bahkan tidak pernah tau siapa yang akan memainkan dan bagaimana skillnya .
10. Banyak cara dilakukan untuk mengejar “pengakuan” : semakin ramai dibicarakan, semakin banyak orang yang ingin unjuk diri dengan kemampuan, hal nyata yang terjadi yakni pamer score. Nah untuk dapat score banyak, dibutuhkan waktu yang tidak sebentar, buat yang tidak sabar bisa membeli di jasa peningkat score , dan whola.. Silakan pamer di social media.
Itu sih kira-kira perenungan atas game flappy bird .. Kalo gak random, bukan novi namanya .. peace...