TELEVISI DAN INTERAKSI???

Kita dengan acara televisi memang terpaut jarak dan tempat bahkan waktu. tv hadir, berusaha untuk menjembatani, berfungsi sebagai proximate (kedekatan jarak dan waktu). tapi kalo dilihat-lihat, dipikir-pikir trus diresapi, ternyata kita cuma jadi penonton aja, pasif. cuma di depan TV, menjadikan saat menonton menjadi saat untuk mengerahkan otak kepada TV dan berorientasi kepada acaranya. sangat jarang orang menonton TV dengan melakukan kegiatan lain atau Tv hanya di dengarkan saja. sekalipun sudah ekstra perhatian, tapi kalau dirasa-rasakan jarak tersebut akan semakin terlihat. kita tidak ikut terlibat di dalamnya. kita berada di tempat lain, ikut melihat dan ikut membayar acara-acara Tv tetapi tidak ada interaksi aktif, sehingga acara-acara yang dilihat lama akan terasa monoton. hal ini yang sudah mulai disadari oleh pembuat acara. mereka berusaha untuk memenuhi keinginan dari penonton layar Televisi. dikarenakan kelangsungan acara dan stasiun TV sedikit banyak juga bergantung pada penonton lewat layar Tv. loh kok bisa?? hehe.. sekarang di ibaratkan aja acara bukan empat mata, disalurkan oleh 48.250.000 pesawat televisi, seandainya 1 pesawat TV dilihat oleh 2 orang, maka keseluruhan yang menonton adalah 96.500.000 orang. acara ini misalnya disponsori oleh 15 sponsor. trus biaya sekali tayang 130 juta. brarti per orang yang melihat acara ini lalau membeli produk yang di iklankan akan membayar 1,4 rupiah ke stasiun TV lewat pembeliannya terhadap produk. jadi dapat disimpulkan, bahwa dengan menyenangkan penonton maka acara akan semakin diminati dan acara tersebut dapat terus berjalan.
Beberapa hal yang udah mulai dilakukan oleh stasiun tv untuk berinteraksi dengan pemirsa:
1. membuka line telfon saat acara berlangsung, seperti dalam Halo Polisi
2. lewat sms dan MMs, kayak di Inbox, idola cilik, the master dan laen2..
3. Lewat video messages seperti dalam acara-acara musik
4. Facebook, email, like MTV ampuh dan Dahsyat
5. video langsung kaya di berita2 TV One.
Lewat hal-hal tersebut uda mulai bisa dirasakan keterlibatan langsung kita terhadap acara-acara televisi looh.. tapi, perlu di ingat, hal-hal seperti itu tidak akan terlaksana tanpa adanya teknologi yang mendukung. mungkin negara kita kalah jauh darai negara lain, tapi kita uda mulai belajar kok. kita uda punya SDA yang bisa mengoprasikan, skalipun belum bisa membuat sendiri.. hehe.. teknologinya, yakni ada server yang untuk penerima, ada program komputer untuk menyaring baik sms ato mms ato telf yang masuk. ada internet sebagai jembatannya..
Sadar ato tidak, TV memiliki penetrasi tertinggi, trus, dikarenakan manusia yang ga pernah merasa puas, mungkin besok, lusa dan seterusnya akan ditemukan alat untuk berkomunikasi dan terlibat secara langsung dengan acara-acara TV, seperti di film2, butuh, tinggal pencet, pesan tinggal pencet. hoo hebat... lalu, ada yang berminat mencoba jadi penemu??

oleh: novi andri

7 komentar:

  1. "Ada yg Berminat Mncoba jadi Penemu"?
    Aq Berminat Banget jadi Penemu...tapi setiap Aq nemuin sesuatu hal pasti Orang2 selalu Mengatakan "itu yg nemuin Gwe" Karena Aq Orangnnya Baik Hati jadi..yaa Aq kasihkan aja ;)Hahahaha...

    Udahh ahh Nge Gombalnya....

    Ok Artikelnya menarik juga...
    Klo bisa lebih Inovatif and Variatif lagi...:)
    Lebih lanjutnya aq tunggu artikel2 yg terbarunya yaa..
    good Luck dehh....

    BalasHapus
  2. @ anonim: hehehe.. makasiih...
    ta doaen smga Tuhan mencabut rsa baik hatimu... hahagz
    @explore : heh juga

    BalasHapus
  3. tulisanmu ini bgus mi

    bkat jurnalistik ntar

    hehe

    BalasHapus